Di DPR, Menteri Agama Usulkan Biaya Haji 2018 Rp 35,7 Juta

DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama. Kepada DPR, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin mengusulkan biaya haji pada 2018 sebesar Rp 35,79 juta.

Menurut Lukman, kenaikan biaya haji 2018 ini sekitar 2,58 persen atau Rp 900.670 dibandingkan dengan tahun 2017. Kenaikan biaya haji ini selain karena adanya kenaikan harga avtur juga dikarenakan pihak Arab Saudi menetapkan kenaikan pajak sebesar 5 persen atas seluruh fasilitas haji.

“Adanya kebijakan pajak baru dari pemerintah Arab tak bisa diganggu gugat. Hal ini sama seperti ketika negara kita menetapkan kenaikan pajak,” ujar Lukman saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (22/1).

Kenaikan biaya haji ini membuat masyarakat terpaksa harus merogoh kocek lebih yang semula biaya haji Rp 34,89 juta menjadi Rp 35,79 juta. Lukman juga mengatakan, selain karena faktor di atas ada juga faktor lain yang membuat biaya haji naik pada tahun ini. Jika semula jatah konsumsi jamaah hanya 30 kali saat ini naik menjadi 50 kali. Dalam hal ini, Kementerian Agama selaku penyelenggara haji juga meningkatkan beberapa fasilitas agar jemaah haji nyaman.

Kenaikan biaya haji ini dianggap tidak terlalu besar asalkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah juga kualitasnya meningkat. “Sebenarnya sebagian besar mereka, hakekatnya tidak terlalu bermasalah kalau biaya haji naik. selama kualitas pelayanan naik dan rasional,” ujar Lukman.

Namun, Lukman mengatakan, angka yang saat ini keluar masih merupakan prediksi awal Kementerian Agama. Lukman menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan perhitungan dan meminta pertimbangan Komisi VIII DPR terkait hal ini.

“Tentu masih ada peluang penurunan. Kami akan terus hitung ini mana yang bisa diefisienkan. Saya juga meminta masukan dari Komisi 8 dan Panja terkait biaya ini,” ujar Lukman.

Dalam RDP dengan Komisi VIII DPR ini, Menteri Agama Lukman didampingi Irjen Kemenag Nur Kholis Setiawan, Sekjen Kemenag Nur Syam, Direktur Bina Haji Ditjen PHU Khoirizi, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Nizar Ali, Direktur Pelayanan Haji Luar NegeriSri Ilham Lubis, dan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim.

BAGIKAN